ذالك أمرالله أنزله إليكم " ومن يتق الله يكفرعنه سياته ويعظم له اجرا "
“ Itulah perintah Allah
yang diturunkan-Nya kepadamu; barang siapa kepada Allah, niscaya Allah akan menghapus
kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.” (QS. at-Talaq:
Ayat 5)
Pada suatu hari ada
seorang laki-laki ke masjid untuk beribadah. Dia sudah tidak punya apapun
kecuali Allah. Cukup lama dia berdiam diri dimasjid sampai bertemu dengan
seorang syaikh zuhud yang bertempat di masjid. Dia bermaksud untuk mengikuti
jejak sang syaikh. Syaikh tersebut adalah seorang yang sangat zuhud. Beliau makan
jika ada makanan. Jika tidak ada beliau berpuasa. Seorang laki-laki ini senang
dengan ceramah-ceramah yang dibawakan oleh sang syaikh sampai dia bermaksud
untuk mengikuti kezuhudan sang syaikh. Dan akhirnya dia tinggal di masjid. Dia mengikuti
sang syaikh, buka puasa dengan kurma dan air putih begitupun saur, dia juga
makan kurma dan air putih seadanya. Syaikh tersebut cukup kuat melakukan itu
selama 3 hari bahkan lebih karena sudah terbiasa. Ketika sudah 3 hari seorang
laki-laki tersebut sudah tiak kuat. Dia merasa lapar karena belum terbiasa
dengan keadaan seperti itu. Dengan keadaan yang demikian itu setan pun
mengelabui sang laki-laki, “sudah 3 hari kamu gak makan, halal bagimu untuk
mencuri”. Sang laki-laki tersebut pun sadar bahwa itu perbuatan dosa tetapi
setan terus mengelabuinya. Akhirnya dia tergoda dan pergi ke desa sekitar.
Didatangilah satu rumah, dia melihat seorang
perempuan yang tidak memakai kerudung dan berpakaian kurang sopan. Dia sadar
itu aurat dan tidak boleh melihatnya. Akhirnya dia pindah ke satu rumah lagi. Dan
rumah tersebut kosong. Ini kesempatan untuk dia masuk kedalam rumah. Dilihatnya
dapur sepi, dia langsung menuju sebuah panci dan melihat ada 2 terong. Dia sangat
tergoda dengan terong tersebut dan mengambil 1 terong itu. Dia melihat sekitar
masih sepi dan langsung menggigit terong tersebut. Belum sempat dia menelan dia
sadar bahwa perbuatannya itu dosa dan Allah selalu melihat. Dia muntahkan lagi
gigitan tersebut dan keluar dari rumah. Sang laki-laki sadar, ketika dia
mengikuti perkataan setan dia telah melakukan 3 dosa yaitu masuk rumah tanpa
izin, mengambil makanan, dan memakan makanan tersebut. Ketika dia telah sampai
di masjid, dia melihat ada orang bercadar berbicara dengan syaikh. Perempuan itu
bermaksud ingin memiliki pendamping lagi karena masa iddah dengan suami yang
meninggalkannya telah habis. Sang syaikh pun langsung memanggil laki-laki
tersebut. Dia ditanya apakah mau menikahi perempuan tersebut? Dia menjawab dia
belum siap karena belum mempunyai uanguntuk menghidupi keluarganya nanti. Syaikh
menjelaskan bahwa perempuan ini ditinggali harta dari suaminya, dan mereka bisa
hidup dengan harta tersebut. Mendengar penjelasan syaikh tersebut, laki-laki
itupun mau menikahi perempuan bercadar itu.
Syaikh langsung memanggil penghulu, wali, dan
saksi, seketika itu juga mereka langsung dinikahkan. Kendi sang syaikh sebagai
mahar. Alhamdulillah akad nikah berjalan dengan lancar dan syaikh pun langsung
menyuruh laki-laki itu pergi dengan istrinya. Dia tidak lagi tinggal dengan
syaikh. Ketika sampai rumah istrinya ia kaget bahwa rumahnya adalah rumah yang
dia masuki tadi. Perempuan tersebut langsung mengajak suaminya ke dapur. Dia mendapati
panci sudah terbuka dan ada ludah bekas gigitan terong. Sang suami meminta
waktu untuk menjelaskan. Dia menjelaskan secara detail tentang peristiwa
tersebut. Sang istri tidak marah sama sekali bahkan dia mengambil hikmah dari
cerita suaminya tersebut. Sang istri berkata “ wahai suamiku karena ketaqwaanmu
pada Allah, engkau meninggalkan terong yang haram bagimu, kini terongnya
milikmud dan bukan hanya terongnya yang menjadi milikmu, panci terongnya,
dapurnya, rumahnya dan pemilik rumahnya jadi milikmu karena ketaqwaanmu. Hanya hitungan
detik semuanya jadi milikmu.
Dikutip dari : Ceramah Ustad Khalid Basalamah
Pengirim : Ronaa Nisa'us Sholikhah
Ini hikmanya diambil yang mana ya
BalasHapusHikmah nya diambil dari ketakwaan laki2 itu.. Dari ketakwaan nya menjauhi apa yang dilarang oleh Allah, dia mendapatkan kenikmatan..
BalasHapus